Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Dua Operasi Bedah CABG di RSUDAM Berjalan Lancar

Oplus_131072

Bandar Lampung, Raolnews – RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung melakukan tindakan operasi Coronary Artery Bypass Graft (CABG) atau Bedah Jantung Terbuka kepada 2 pasien dan dipusatkan di Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek.

Diketahui, pada Jum’at 20 Juni 2025, tindakan operasi dilakukan kepada UZA (65), jenis kelamin laki-laki. Kemudian tindakan operasi kedua pada Sabtu 21 Juni 2025 dilakukan kepada SH (61) jenis kelamin laki-laki.

RSUD Dr. H. Abdul Moeloek sebagai rumah sakit pengampu regional untuk 9 pelayanan prioritas salah satunya layanan jantung di Provinsi Lampung dan ditargetkan melakukan tindakan operasi bedah jantung terbuka atau CABG secara mandiri.

Prestasi Pencapaian yang telah dilakukan sampai saat ini, antara lain sebanyak 2.432 jiwa sudah berhasil dilakukan pemasangan kateterisasi jantung. Selain itu, RSUDAM berhasil melakukan Operasi Bedah jantung terbuka sebanyak 9 orang dan pulang dengan keadaan sehat.

Jum’at 20 Juni 2025 diagendakan RSUD Dr. H. Abdul Moeloek bersama rumah sakit Jantung Harapan Kita Jakarta, mulai dilakukan tindakan operasi CABG. Ada 7 dokter spesialis dan 17 tim medis perawat profesional yang akan melakukan tindakan operasi CABG.

Tindakan ini dilakukan, untuk mengatasi penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah arteri koroner yang menyuplai darah ke otot jantung. Hal ini perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk tes darah, EKG (ekokardiogram), dan kateterisasi jantung untuk menilai kondisi jantung dan arteri koroner.

Tujuan Tindakan Coronary Artery Bypass Graft (CABG) untuk memperbaiki aliran darah ke otot jantung yang terganggu akibat penyempitan arteri koroner. Manfaatnya meliputi pengurangan gejala seperti nyeri dada (angina), peningkatan kapasitas aktivitas fisik, dan penurunan risiko serangan jantung.

Sementara, Plt. Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dr. Imam Ghozali mengatakan, operasi bedah jantung terbuka harus melibatkan serangkaian pemeriksaan medis dan persiapan fisik serta mental pasien. Untuk memastikan kondisi pasien siap menjalani operasi dan meminimalkan risiko komplikasi.

Adapun operasi bedah jantung terbuka memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung pada kondisi pasien dan kepatuhan terhadap anjuran dokter. Setelah operasi, pasien dirawat di rumah sakit selama 1 minggu, termasuk beberapa hari di ICU. Pemulihan penuh dan kembali ke aktivitas normal bisa memakan waktu sekitar 6 hingga 12 minggu.

RSUD Dr. H. Abdul Moeloek sebagai tempat alih keahlian dan pengetahuan dalam meningkatkan SDM dalam penanganan operasi jantung dengan harapan tercapai ke depan RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dapat melakukan operasi jantung terbuka secara mandiri pada waktu yang sudah ditargetkan dan ditentukan oleh Kemenkes RI dan RS Jantung Nasional Harapan Kita sebagai rumah sakit pengampu Nasional dari RSUD Dr. H. Abdul Moeloek.

“Alhamdulilah tindakan operasi CABG pada tanggal 20 dan 21 Juni berhasil dan lancar dengan sesuai keinginan kita semua, dengan durasi operasi berlangsung antara 3-6 jam,” ujar Imam.

Dia juga mengatakan, ke depan akan lebih sering melakukan operasi dengan program proctorship hingga memenuhi target 100 pasien agar dapat secara mandiri melakukan tindakan operasi jantung terbuka.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Provinsi Lampung sesuai tagline kami,” pungkas Imam. (red)

 

Tim dokter dari RSJPD dan RSUDAM :

1. r. Bagus Herlambang, Sp.BTKV (K), PhD,  dokter bedah.

2. Dr. dr. I Made Adi Parmana, Sp.An, KAKV, dokter anestesi.

3. dr. Krisna Andria, Sp. An., FCTA, dokter anestesi ICU.

4. dr. Muhammad Danasha Utomo, Sp.BTKV, dokter bedah.

5. dr. Sri Wahyuni, Sp.An, dokter anestesi.

6. dr. Putu Junita Palupi, Sp.An. KIC.

7. dr. Tri Novendro

Tim medis dari RSJPD dan RSUDAM :

1. Ns. Anthoneta Paliamana, S. Kp, Perawat bedah.

2. Irza Mirharina, S.Kp., M. Kep., Ns., Sp.Kep., M.B, perawat bedah.

3. Doli H. Ginting, S.Kep., Ners, Perawat perfusi.

4. Dian anggraini, Perawat anestesi.

5. Dwihartati, S.Kep., Ners, Perawat ICU.

6. Ns. Joko Sutopo, S. Kep, perawat bedah.

7. Hendri Gunawan, Ns., S.Kep. perawat bedah.

8. Agung Oktanihando, S.Tr-Kep.

9. Marlianto, S.Tr-Kep, perawat anestesi.

10. Agus Subekti, AMD.An.

11. Farhan, STr-Kep.

12. Arif Budiman, Ns., S.Kep.

13. Ns. Almizi Usman, S.Kep.

14. Ns. Arismiatini, S.Kep.

15. Ns. Hotmaida S. Kep.

16. Ns. Ria Hermawati Str Kep.

17. Asri Effendi Amd Kep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *